Halo teman semua, nah kali ini kita akan membahas mengenai cara Menghubungkan WordPress Media dengan Google Cloud Storage. Artikel ini dibuat karena dari iseng saja ketika sedang bermain GCP, dan tiba-tiba terfikirkan untuk menghubungkan media library yang ada di wordpress dengan google cloud storage.
Google saat ini juga sudah menawarkan sebuah cloud storage atau penyimpanan di awan yang dapat menyajikan sebuah data objek, website statis dan masih banyak lainnya. Dan jika memiliki banyak gambar pada website salah satunya di wordpress teman-teman semua bisa mengoptimasi transfer file gambar menggunakan sistem cloud.
Kelebihan menggunakan Google Cloud Storage {#Kelebihan-menggunakan-Google-Cloud-Storage}
Tentu saja menggunakan cloud storage mempunyai kelebihan tersendiri. Dan berikut adalah kelebihan menggunakan google cloud storage :
Setting Google Cloud Storage {#Setting-Google-Cloud-Storage}
Seperti yang awal sudah dijelaskan, bahwa dari sini akan menjelaskan mengenai cara menghubungkan wordpress media library dengan google cloud storage secara step by step, Untuk menghubungkan dengan google storage pastikan sudah memiliki akun Google Cloud Platform terlebih dahulu ya. Jika belum memiliki bisa mendaftar disini.
Membuat Project Baru {#Membuat-Project-Baru}
Hal yang pertama dilakukan setelah memiliki akun GCP adalah membuat project yang mana nantinya akan dihubungkan dengan wordpress.
Membuat Akun Service {#Membuat-Akun-Service}
Hal yang kedua dilakukan setelah memiliki akun GCP adalah membuat akun service yang mana nantinya akan dihubungkan dengan wordpress.
+Create Service Account
CREATE
Role silahkan di ganti ke Storage Admin
Done
Membuat Storage Bucket {#Membuat-Storage-Bucket}
Dan untuk tahap selanjutnya adalah membuat sebuah Bucket Storage. Ini nantinya image akan di upload ke sini dari WordPress Media Files nya. Untuk caranya kurang lebih seperti ini :
Create a bucket
bucket nya
Membuat Bucket dapat diakses secara public {#Membuat-Bucket-dapat-diakses-secara-public}
Untuk selanjutnya adalah membuat bucket dapat diakses secara public
allUsers dan Role nya sebagai Storage Object Viewer, kurang lebih seperti dibawah ini.
** Catatan : Pastikan untuk memberikan akses allUser hanya untuk melihat object saja (Storage Object Viewer) agar orang lain tidak melakukan perubahan pada bucket tersebut.
Selesai !! hanya untuk Storage Bucketnya.
Mengintegrasikan WordPress dengan Google Cloud Storage {#Mengintegrasikan-Wordpress-dengan-Google-Cloud-Storage}
Untuk menghubungkan dengan google cloud storage dengan mudah dengan menggunakan plugin, Untuk plugin yang saat ini digunakan adalah WP-Stateless – Google Cloud Storage, hal ini digunakan karena plugin ini sendiri Free. Untuk plugin yang premium dan berbayar ada juga, teman-teman bisa menggunakan plugin WP Offload Media, Namun yang kita bahas kali ini adalah yang free.
Untuk WP-Stateless ini memberikan sebuah option / pilihan untuk tetap menyimpan file local yang ada diserver, sehingga jika tidak ingin menggunakan GCS lagi dapat langsung menonaktifkan plugin tersebut dan tidak perlu melakukan copy ulang/download ulang ke local.
Integrasi WP ke GCS {#Integrasi-WP-ke-GCS}
Hal yang pertama dilakukan adalah melakukan instalasi plugin tersebut. Dan kurang lebih caranya sebagai berikut :
WP-Stateless
WP-Stateless – Google Cloud Storage
Activate untuk melakukan aktivasi
Automated Setup
Sudah Selesai !! Silahkan coba lakukan upload file lalu lihat di bucket nya. Dan taraaaa sudah berhasil di upload ke Google Cloud Storage.
Setting plugin WP-Stateless {#Setting-plugin-WP-Stateless}
Untuk settingannya sendiri ada bebebrapa yang bisa di custom dan yang di inginkan.
Untuk Masuk ke settingannya bisa dengan :
Didalam WP-Stateless ada beberapa mode.
Untuk saya sendiri menggunakan CDN. Buat teman-teman bisa menyesuaikan saja keinginan saja ya.
Kesimpulan {#Kesimpulan}
Menghubungkan Google Cloud Storage dengan wordpress media library tidaklah sulit. Selain itu dengan menggunakan Google Cloud Storage bisa dirasa lebih cepat. Selain itu dengan menggunakan Google Cloud Storage akan lebih hemat bandwith. Untuk tutorial lainnya bisa juga mengakses disini ya